Apa Yang dimaksud IP Adreess dan Subnetting ?

Assalamualikum Wr. Wb. Didalam kesempatan hari ini saya akan memberikan sedikit artikel mengenai IP Address dan Subneting. 

IP Address (Internet Protocol Address) adalah identitas atau alamat yang diberikan sebuah perangkat komputer agar beberapa komputer dapat terhubung dan berkomunikasi di dalam jaringan yang sama. IP address tersebut berupa nomor yang terdiri dari 4 digit bilangan desimal yang nilainnya terbatas dari 0 sampai 255. Contoh alamat IP address 192.168.10.1. Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa IP Address ini berfungsi sebagai identitas atau host atau alamat pada suatu jaringan komputer.

Baca Juga : Pengertian Media Transmisi dalam Jaringan Komputer.

IP Address dibagi menjadi 2 jenis:
  • IP Public adalah IP Address yang dimiliki oleh setiap perangkat pusat yang terhubung dengan lainnya secara luas yang dapat digunakan untuk mengakses internet dengan satu bahkan lebih IP Address yang diberikan oleh vendor penyedia internet.
  • IP Private adalah IP Address yang digunakan oleh host yang didapatkan dan digunakan oleh jaringan berskala lokal atau LAN. IP Address ini memungkinkan penggunaan segment ip yang sama asalkan IP Address tidak ada yang sama pada suatu jaringan.

Jenis IP Address berdasaran binnernya :
  • IP Address Versi 4 (IPv4) adalah versi yang umum dan sering dipakai pada saat ini,terdiri dari 4 oktet, dimana setiap oktet mampu menangani 255 komputer.
  • IP Address Versi 6 (IPv6) adalah pengalamatan versi baru dalam jaringan komputer. yang diciptakan untuk menangani masalah keterbatasan daya tampung dari IP versi sebelummnya. IPv6 ini terdiri dari 16 oktet dan masing-masing oktet dapat menampung 255 host.
Kelas-Kelas IP Address : 

Kelas A : IP ini biasanya digunakan untuk jaringan komputer berskala besar. IP kelas ini memiliki jumlah jaringan 126 dan setiap jaringan mampu untuk menampung 16.777.214 host.
Kelas B : IP Address ini digunakan untuk jaringan komputer dengan berskala menengah sampai besar. IP ini menyediakan 16.384 jaringan dan setiap jaringan menampung hingga 65.534 host.
Kelas C : Kelas C : Untuk IP ini biasanya digunakan untuk jaringan yang berskala kecil. IP Address ini menyediakan 2.097.152 jaringan dan setiap jaringan dapat menampung 254 host.
Kelas D : Kelas IP yang satu ini untuk IP multicast. empat pada bit pertama oktet bernilai 1110 ( Binner) dan sekaligus network identifier.
Kelas E : Digunakan untuk eksperimen, empat bit pertama pada oktet kelas IP ini diseting dengan nilai 1111 dalam bilangan binner dan sekaligus network identifier.

Subnetting adalah teknik memecah suatu jaringan yang besar menjadi jairngan yang lebih kecil dengan cara mengorbankan bit HOST ID pada subnet mask untuk dijadikan Network ID baru. Subnetting hanya dapat dilakukan pada IP Address kelas A, kelas B dan kelas C. 

Fungsi Subneting :
  • Mengurangi lalu lintas dalam jaringan, sehingga tidak terjadi tabrakan data.
  • Membantu mengoptimalkan jaringan.
  • Membuat pengelolaan dalam jaringan menjadi sederhana.
  • Membantu mengembangkan jaringan ke arah jarak geografis yang menjauh.

Tujuan Subnetting :
  • Untuk mengefisienkan pengalamatan jaringan.
  • Dapat membagi kelas network atas subnetwork dengan artikata membagi suatu kelas jaringan menjadi bagian yang lebih kecil.
  • untuk mengatasi masalah perbedaan hardware dengan topologii fisik.
  • Untuk meningkatkan keamanan jaingan dan mengurangi terjadinya tabrakan data.
Nah itulah penjelasan singkat mengenai IP Address dan Subnetting semoga bermanfaat. Bantu juga share artikel ini agar teman-teman kalian mengetahui apa yang kalian ketahui. Terima Kasih...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel